12

September

KTT APEC DAN RAKER PERTAMA BPPD BALI
Indonesia tahun 2013 sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) yang akan berlangsung pada tanggal 1 – 8 Oktober 2013, dengan seluruh rangkaian acara akan terpusat di Nusa Dua, Bali.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan sejumlah Kementerian bersama Pemprov Bali dan stakeholder terkait akan ikut berpartisipasi untuk menyukseskan penyelenggaraan KTT APEC. “Penyelenggaraan KTT APEC di Bali merupakan kesempatan kita untuk melakukan promosi pariwisata secara besar – besaran.

Kita bisa melakukan promosi melalui program kunjungan ke objek wisata dan atraksi seni budaya, melalui kegiatan ini dapat menarik minat para delegasi untuk mengetahui Indonesia secara lebih mendalam. Selain itu, penyelenggaraan KTT APEC kali ini dapat menjadi cerminan bahwa Indonesia khususnya Bali merupakan destinasi yang siap untuk wisata MICE yang aman dan berkelas dunia,” kata  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu pada Rapat Kerja I Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (22/8).

Mari menegaskan bahwa pengembangan industri pariwisata di Bali harus berdasarkan prinsip sustainable tourism, karena penting untuk menjaga keberlangsungan objek wisata disana. “Pada konsep itu, pengembangan destinasi pariwisata akan cenderung melestarikan budaya serta tidak merusak lingkungan,” tuturnya lagi. Pada penyelenggaraan KTT APEC nanti, dalam upaya memperkenalkan musik Indonesia juga akan ditampilkan kolaborasi antara instrumen musik bambu dengan penampilan orkestra.

Sementara itu, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali mengatakan, pemerintah juga perlu mendukung promosi pariwisata, dalam hal ini pemerintah daerah Bali juga telah menganggarkan dana untuk keperluan BPPD bali sebesar Rp 59 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mendiversifikasi promosi yang bertujuan mendatangkan wisatawan dari negara – negara yang belum banyak tergarap, seperti Afrika dan Jepang.(Puskompublik)
 

Message to webmaster