24

February

Badan Promosi Pariwisata Sangat Penting Bagi Badung

Tanpa Pariwisata, Badung lebih miskin dari ketujuh kabupaten dan satu kota di Bali, ujung pangkal rangkaian pembangunan pariwisata harus jelas, semoga pembangunan pariwisata yang lebih berkualitas bisa dimulai dengan adanya BPPD Kab Badung, kata Ketua DPRD Badung  Giri Prastha.

Ketua DPRD Badung, Giri Prastha menyatakan kepada peserta sosialisasi Perbup No 73 tahun 2013 tentang BPPT Badung (9/12/2013), bahwa ; “Tanpa Pariwisata Badung lebih miskin dari daerah lain di Bali, oleh sebab itu tata kelola promosi pariwisata Badung yang  tepat diharapkan akan mampu menjadi ujung tombak pembangunan pariwisata Badung yang lebih tepat sasaran  ” ,  lebih jauh beliau mengatakan bahwa dalam berpromosi kita harus menjiwai apa yang kita promosikan,  dan DPRD  Badung siap mendukung dari sudut anggarannya

 Acara sosialisasi perbup Badung No 73 tentang tata kerja, persyaratan dan tata cara pengangkatan dan pemberhentian unsur penentu kebijakan badan promosi pariwisata daerah kabupaten badung ( BPPD Kab Badung), yang dilakukan oleh disparda Badung dihadiri oleh semua unsur SKPD Badung dan asosiasi pariwisata, termasuk dari asosiasi desa wisata,  obyek wisata dan pelaku adat budaya di kabupaten Badung.

Walaupun sudah mengantongi  perbup, badan ini hendaknya di persiapkan dengan cermat dan penuh tanggung jawab karena akan menggunakan dana dari APBN dan APBD dan dana non-APBN-APBD yang harus diaudit dan berazaskan  keterbukaan dihadapan publik. Lebih jauh Bapak Cok Darmawan mengatakan bahwa orang-orang yang terlibat didalamnya harus memiliki komitmen yang kuat untuk membangun  khususnya pariwisata Badung  agar lebih berkualitas dan berkelanjutan, dan saya berharap agar PHRI Badung bisa mengkoordinir rancangan terbentuknya badan penentu maupun badan pelaksana promosi pariwisata Badung ini bersama-sama dengan disparda Badung.

Camat Kuta Selatan mengharapkan agar unsur budaya diikutkan dalam tata kelola promosi pariwisata Badung, mengingat pariwisata kita adalah Pariwisata Budaya, hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang peserta sosialisasi lainnya.

Rai Suryawijaya selaku ketua PHRI Badung memberikan dukungannya terhadap akan terbentuknya BPPD Kab Badung ini,  tugas mengkoordinir rancangan terbentuknya BPPD Badung akan diawali dengan melaksanakan FGD-FGD (focus group discusstion) sehingga  kita memahami dengan baik apa yang pantas di promosikan , kemana dan bagaimana mempromosikannya dan pada kahirnya baru akan ditentukan struktur badan penentu dan pelaksana promosi itu sendiri sesuai amanat UU Pariwisata.

 

Message to webmaster